Langsung ke konten utama

Waspada Jerawat Muncul Di Area Kewanitaan

Tahukah Anda ?
Jerawat bisa muncul kapan saja dan di bagian mana saja di tubuh kita. Anda mungkin menganggap bahwa wajah adalah organ yang paling rentan terkena jerawat, tapi perlu Anda ketahui jerawat juga kerap muncul area di sekitar alat vital Anda. Seberapa pun rajinnya Anda dalam menjaga kebersihan dan higienitas di area kewanitaan, faktanya rambut di kemaluan bisa membuat area itu rentan mengalami radang tipe jerawat, yang biasa disebut folikulitis atau radang folikel rambut.

Ulasan Ahli
Jerawat di area kewanitaan juga seperti jerawat di bagian tubuh lainnya dan bisa menyebabkan rasa sakit, karena berada di area yang sangat sensitif. Dilansir dari laman Times of India. Anda bisa saja menemukan bintik merah yang meradang di area kewanitaan, yang pada dasarnya adalah peradangan folikel dan sebagian besar muncul dengan bentuk benjolan merah dengan nanah di dalamnya.


Waspada
Cermati gejalanya, jika Anda melihat adanya ruam, benjolan merah, dan gatal di area tersebut, Anda bisa menjalani pengobatan tradisional di rumah untuk mengatasi jerawat di area miss V Anda. Kondisi yang mungkin menjadi penyebab potensial jerawat di area ini adalah karena gesekan, pertumbuhan bakteri, dan jamur. Menstruasi, ketidak seimbangannya hormon, dan rambut yang tidak jadi tumbuh di area kewanitaan juga bisa menjadi penyebab jerawat di area ini. Anda juga bisa mengalami rasa gatal dan nyeri. Meskipun kondisi tersebut bisa diatasi, jerawat ini dapat muncul kembali.

Penanganan yang tepat
Untuk mengatasi masalah jerawat di area sensitif ini, kami memiliki beberapa tips yang bisa Anda lakukan, Berikut tips yang dapat anda lakukan dirumah :
  • Pertama membersihkan secara saksama area kewanitaan Anda, sehingga tidak membuat infeksi jamur terjadi. Jika Anda sering mengalami kondisi ini, gunakan sabun antibakteri berdasarkan anjuran dokter.
  • Jaga agar area kewanitaan Anda selalu kering karena kelembapan di bawah sana bisa memicu infeksi bakteri.
  • Kemudian, hindari penggunaan krim penghilang rambut jika Anda rentan berjerawat.
  • Biarkan area kewanitaan bernapas dan bebaskan dari sesi perawatan apa pun hingga jerawatnya sembuh.
Pencegahan
  • Gunakanlah celana dalam yang dicuci bersih dan ganti dua kali sehari
  • Hindari menggunakan celana yang sangat ketat karena bisa mengiritasi folikel rambut.
  • Jangan pernah memencet jerawat, serta kapan pun Anda membersihkan area itu.
  • Tepuk pelan untuk mengeringkannya.
  • Kemudian, oleskan losion atau salep, disarankan yang memang direkomendasikan oleh dokter untuk mengobati jerawat.
Harus diingat bahwa beberapa folikulitis bisa menular. Jadi, kondisi ini bisa memengaruhi pasangan Anda jika terjadi kontak kulit. Jika Anda mengalami kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes, obesitas, dan imunitas yang rendah, Anda bisa terkena folikulitis di area kewanitaan Anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengatasi Kriput Wajah Tanpa Harus Biaya Mahal

Kita pastinya beranggapan bahwa penuaan kulit tidak dapat dihindari, namun, Anda tetap dapat mengupayakan agar keriput wajah berkurang.  Meskipun banyak wanita menganggap proses terjadinya penuaan adalah hal yang pasti di alami, kriput serta kulit yang kendur ternyata dapat diatasi walaupun usia tidak muda lagi. Kami telah membuktikannya sendiri, hanya dengan merubah pola hidup sedini mungkin ternyata hasilnya baik untuk kita nanti... Simak ulasan yang telah kami rangkum dibawah ini. Kurangi Kriput dengan Mengubah Gaya Hidup Kerutan di wajah bisa timbul akibat beberapa kebiasaan seperti tidak menggunakan tabir surya saat terpapar sinar matahari, mandi dengan air panas terlalu lama, terlalu sering cuci muka, dan sebagainya. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi keriput pada wajah : Perhatikan Tidur Anda! Tubuh Anda akan menghasilkan kortisol, hormon yang akan memecah sel-sel kulit Anda saat Anda tidak tidur cukup is...

Penyebab Terjadinya Sakit Perut Bagian Bawah

Anda pasti pernah merasakan sakit di bagian bawah perut, entah rasa sakit yang ringan, kram, atau terasa nyeri seperti ditusuk-tusuk jarum. Namun apakah Anda tahu penyebabnya ? Dalam ilmu medis, sakit perut bagian bawah kerap dideskripsikan sebagai nyeri panggul. Rasa sakit ini bisa menyerang pria maupun wanita, meski lebih umum ditemui pada wanita.. Sakit Perut Bagian Bawah pada Wanita Sakit perut bagian bawah lebih sering terjadi pada wanita karena berhubungan dengan organ reproduksi kaum hawa, seperti vagina, ovarium, rahim, serviks, atau tuba falopi. Berikut ini kemungkinan penyebabnya: Sakit perut akibat menstruasi. Ovulasi atau proses pelepasan telur yang telah matang tersebut dari dalam rahim untuk kemudian berjalan menuju tuba falopi untuk dibuahi. Proses ini biasanya terjadi 16 hari setelah hari pertama siklus menstruasi atau 14 hari sebelum haid berikutnya. Hamil di luar kandungan atau kehamilan ektopik. Keguguran. Penyakit radang panggul. Kista ovarium atau...

Bahaya Keputihan Jika Disertai Gejala Ini

Rangkaian Bahaya Keputihan Jika Disertai Gejala Lain  Keputihan yang disertai gejala lain dapat menjadi satu pertanda adanya masalah pada daerah kewanitaan Anda. Ulasan Keputihan merupakan lendir yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam leher rahim dan dinding vagina. Lendir ini merupakan cara alami tubuh dalam mencegah infeksi serta menjaga kebersihan vagina. Namun, pada kondisi tertentu bahaya keputihan bisa menghantui jika disertai gejala lainnya. Keputihan pada umumnya tidak berwarna, sekalipun berwarna, keputihan yang tergolong sehat atau umum terjadi bukanlah keputihan yang berbau busuk dan disertai gejala lain, seperti muncul rasa sakit atau gatal di sekitar vagina. Beberapa Gejala Dibawah ini: Infeksi Jamur di Vagina ( Putih dan Tebal ) Mengalami infeksi jamur di bagian vagina akan menimbulkan gejala seperti keluarnya keputihan encer yang tidak berbau tapi berwarna putih dan tebal. Penderita juga akan mengalami iritasi dan gatal di bagian vulva. Vagina ju...